Ikatan Akuntan Indonesia

Tentang Kongres XV IAI

Kongres XV Ikatan Akuntan Indonesia

3 Desember 2026 | Ballroom, Rafles Hotel, Jakarta | 08.00 WIB s/d selesai

Jadilah Bagian dari Momentum yang Menentukan Arah Masa Depan Profesi

Setiap 4 tahun sekali, Anggota Utama IAI berkumpul dalam forum tertinggi organisasi untuk menentukan arah strategis, memilih kepemimpinan, dan memperkuat peran profesi akuntan Indonesia. Kongres XV Ikatan Akuntan Indonesia merupakan momentum penting bagi seluruh anggota untuk bersama-sama menentukan arah organisasi, memperkuat tata kelola, serta meneguhkan peran profesi akuntan Indonesia dalam menjawab tantangan masa depan.

Sesuai Pasal 24 Anggaran Rumah Tangga IAI, Kongres adalah pemegang kedaulatan tertinggi organisasi yang diadakan sekali dalam 4 (empat) tahun yang diselenggarakan oleh DPN IAI.

Melalui Kongres XV IAI, setiap Anggota Utama memiliki kesempatan untuk menggunakan hak pilih dan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan yang akan menjadi landasan perjalanan organisasi pada periode mendatang.

Kewenangan Kongres mencakup :

  • menyempurnakan dan menetapkan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, dan rencana strategis organisasi.
  • menilai laporan DPN, Dewas dan DP atas pelaksanaan amanah yang diberikan oleh Kongres sebelumnya.
  • memilih dan mengangkat DPN, Dewas, dan DP.
  • menetapkan keputusan-keputusan lain yang dianggap perlu.

Partisipasi aktif Anda menjadi kontribusi dalam menentukan arah organisasi, memilih kepemimpinan IAI, serta memperkuat profesi akuntan Indonesia untuk periode mendatang. Hadir, gunakan hak pilih Anda, dan ambil bagian dalam menentukan arah IAI serta memperkuat masa depan profesi akuntan Indonesia.


Rangkaian Kegiatan

Rangkaian Kongres XV IAI diawali dengan Seminar Nasional bertema Leading with Integrity for Sustainable Future pada 2 Desember 2026 yang direncanakan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Seminar dapat diikuti oleh anggota IAI maupun nonanggota dengan melakukan pendaftaran dan pembayaran investasi sesuai ketentuan. Informasi mengenai registrasi dan investasi keikutsertaan tersedia pada https://bit.ly/SEMINAR-HUT69IAI.

Rangkaian kegiatan akan mencapai puncaknya pada penyelenggaraan Kongres XV IAI yang dilaksanakan pada:

Hari/ Tanggal : Kamis, 3 Desember 2026
Waktu : 08.00 WIB – Selesai
Tempat : Ballroom, Raffles Hotel, Jakarta Selatan

Kongres XV IAI tidak dipungut biaya (gratis). Untuk mengikuti Kongres dan menggunakan hak pilih, peserta wajib berstatus Anggota Utama IAI yang aktif sekurang-kurangnya sampai dengan 31 Desember 2027 serta terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

IAI mengundang seluruh Anggota Utama IAI yang memenuhi persyaratan untuk hadir dan berpartisipasi dalam Kongres XV IAI sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat organisasi dan memajukan profesi akuntan Indonesia.

Mari hadir dan menjadi bagian dari momentum strategis yang akan menentukan arah perjalanan IAI dan memperkuat kontribusi profesi akuntan Indonesia menuju masa depan yang berintegritas dan berkelanjutan.

Waktu Pelaksanaan

Seminar  :  Rabu, 2 Desember 2026


Kongres  :  Kamis, 3 Desember 2026

Lokasi

Ballroom Raffles Hotel
Ciputra World 1,
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5
12940 Jakarta, Indonesia

Peserta Seminar

Seminar dapat diikuti oleh anggota IAI maupun nonanggota dengan melakukan pendaftaran sesuai ketentuan. Pendaftaran: https://bit.ly/SEMINAR-HUT69IAI



Peserta Kongres

Peserta Kongres XV IAI hanya dapat diikuti oleh Anggota Utama IAI yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Tema Kongres

"Leading with Integrity for Sustainable Future"

Latar Belakang

Sejak didirikan pada 23 Desember 1957, IAI hadir sebagai respons atas kebutuhan bangsa akan sistem ekonomi yang tertib, transparan, dan akuntabel. Dalam fase awal pembangunan nasional, IAI memainkan peran penting dalam membangun fondasi profesi akuntansi Indonesia, tidak hanya sebagai wadah profesional, tetapi juga sebagai penjaga integritas informasi keuangan yang menjadi dasar pengambilan keputusan ekonomi.

Memasuki periode konsolidasi dan pertumbuhan ekonomi, IAI mengambil mandat strategis sebagai penyusun standar melalui pengembangan Standar Akuntansi Keuangan (SAK), yang kini telah berlangsung selama lebih dari lima dekade. Selama 53 tahun, SAK berkembang secara dinamis, dari pendekatan berbasis nasional menuju konvergensi dengan standar internasional, guna memastikan bahwa pelaporan keuangan di Indonesia memiliki kualitas, daya banding, dan kredibilitas yang diakui secara global. Perjalanan ini mencerminkan kontribusi nyata IAI dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan kepercayaan pasar, serta mendukung integrasi Indonesia dalam perekonomian dunia.

Seiring dengan semakin kompleksnya tantangan global, IAI terus bertransformasi untuk menjawab tuntutan zaman. Di era digital dan meningkatnya perhatian terhadap isu keberlanjutan, IAI memperluas perannya tidak hanya pada pelaporan keuangan, tetapi juga pada pelaporan keberlanjutan melalui penetapan Standar Pengungkapan Keberlanjutan (SPK). Inisiatif ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem ESG di Indonesia, sekaligus memastikan bahwa transparansi dan akuntabilitas mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan secara terintegrasi

Memasuki usia ke-69, IAI berada pada titik refleksi sekaligus transformasi. Perjalanan panjang yang telah dilalui menjadi landasan kuat untuk menatap masa depan profesi yang semakin strategis di tengah ketidakpastian global. Dalam konteks ini, pelaksanaan Kongres XV IAI menjadi momentum krusial sebagai forum tertinggi organisasi untuk menetapkan arah kebijakan, memperkuat peran profesi, serta mempertegas kontribusi IAI dalam mendukung ketahanan dan keberlanjutan ekonomi nasional.

Dengan demikian, Kongres XV tidak hanya menjadi peringatan atas perjalanan historis IAI, tetapi juga menjadi titik tolak bagi fase baru transformasi profesi akuntan Indonesia, menuju peran yang lebih adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang bagi perekonomian dan masyarakat luas.

Tujuan Umum

  • Menetapkan arah transformasi strategis organisasi dan memperkuat posisi profesi akuntan sebagai pilar kepercayaan dalam perekonomian, melalui kepemimpinan yang berintegritas, beretika, dan berorientasi pada keberlanjutan, guna merespons ketidakpastian global yang semakin kompleks.

Tujuan Khusus

  • Menetapkan kebijakan strategis organisasi melalui forum Kongres sebagai otoritas tertinggi IAI, guna memastikan daya adaptif, relevansi, dan keberlanjutan profesi dalam menghadapi dinamika ekonomi, regulasi, dan teknologi.
  • Memperkuat internalisasi nilai integritas, etika, dan independensi profesi sebagai fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik, kualitas pelaporan, serta kredibilitas sistem keuangan.
  • Mendorong repositioning peran akuntan sebagai strategic partner dan change agent yang berkontribusi pada pengambilan keputusan berbasis insight, penciptaan nilai jangka panjang, serta penguatan tata kelola dan manajemen risiko.
  • Memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan, mulai dari regulator, dunia usaha, akademisi, hingga komunitas global, dalam membangun ekosistem pelaporan dan bisnis yang transparan, akuntabel, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Kerangka Strategis

Kongres XV IAI diselenggarakan dalam konteks perubahan global dan nasional yang menuntut peran profesi akuntansi yang lebih strategis. Dinamika geopolitik, disrupsi teknologi seperti AI dan Big Data, serta krisis keberlanjutan dan tuntutan ESG mendorong kebutuhan akan sistem pelaporan yang lebih kredibel, terintegrasi, dan berintegritas. Di tingkat nasional, agenda seperti ketahanan pangan, transisi energi, dan hilirisasi industri semakin menegaskan pentingnya peran akuntan sebagai penjaga kualitas dan integritas data dan informasi dalam mendukung efektivitas kebijakan.

Merespons hal tersebut, IAI mendorong transformasi profesi dari historical financial reporter menjadi trusted advisor dan strategic enabler. Akuntan dituntut untuk menjaga integritas data, menghasilkan insight berbasis teknologi, serta mendorong integrasi keberlanjutan dalam strategi bisnis. Transformasi ini menjadi kunci agar profesi tetap relevan, adaptif, dan berdaya saing dalam ekosistem ekonomi yang terus berkembang.

Tema “Leading with Integrity for Sustainable Future” menegaskan bahwa kepemimpinan masa kini harus berakar pada integritas dan etika sebagai kompas dalam menghadapi ketidakpastian. Sejalan dengan pemikiran Aristotle dan pergeseran menuju stakeholder capitalism yang didorong oleh World Economic Forum, keberhasilan tidak lagi hanya diukur dari kinerja finansial, tetapi juga dari dampak sosial dan lingkungan, sehingga keberlanjutan hanya dapat dicapai melalui kepemimpinan yang bertanggung jawab secara etis.

Video Profil Kongres XIV IAI