Ikatan Akuntan Indonesia

Ketentuan Sosialisasi Calon DPN IAI

A. Tujuan

Sosialisasi calon diselenggarakan untuk memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh calon DPN dalam memperkenalkan profil, kompetensi, dan pengalaman organisasi kepada anggota IAI, serta memperkenalkan visi, misi, dan program kerja calon ketua IAI.
Seluruh calon wajib menjaga nama baik dan kehormatan IAI serta menjunjung tinggi etika profesi. Sosialisasi bukan merupakan kegiatan kampanye, melainkan forum penyampaian informasi calon DPN yang telah ditetapkan.

B. Prinsip Umum

Sosialisasi dilaksanakan berdasarkan prinsip:
  1. Kesetaraan
  2. Independensi
  3. Transparansi
  4. Profesionalisme
  5. Efisiensi
  6. Kepatuhan terhadap AD/ART dan peraturan organisasi
Seluruh calon wajib menjaga nama baik dan kehormatan IAI serta menjunjung tinggi etika profesi.
Sosialisasi bukan merupakan kegiatan kampanye, melainkan forum penyampaian informasi calon DPN yang telah ditetapkan.

C. Materi Sosialisasi

Materi sosialisasi disiapkan dan diformat secara terstandarisasi oleh IAI. Setiap calon wajib menyampaikan data dan informasi yang diperlukan sesuai format yang ditetapkan panitia. Materi yang ditampilkan memuat:
  1. Profil singkat calon
  2. Riwayat pendidikan
  3. Pengalaman organisasi
  4. Pengalaman profesional
  5. Visi dan misi (hanya untuk Calon Ketua DPN)

D. Pelaksanaan Sosialisasi

Sosialisasi dilaksanakan melalui media dan jadwal yang ditetapkan oleh IAI pada tanggal 19–30 November 2026.
Setiap calon Ketua DPN akan menyampaikan visi dan misi pada Sidang Pleno Kongres IAI XV dengan durasi maksimal 10 menit.

E. Media Komunikasi

  1. Sosialisasi calon DPN IAI dilakukan melalui channel media komunikasi resmi IAI.
  2. Media komunikasi resmi IAI terdiri dari website IAI, aplikasi IAI Lounge, Instagram IAI, Facebook IAI, Linked.in IAI, WA Official IAI, Youtube IAI, dan X (twitter) IAI.
  3. Sosialisasi dilakukan dengan format, ukuran, durasi, dan tata letak yang sama untuk seluruh calon.
  4. F. Pelanggaran

    1. Calon Ketua dan Anggota DPN IAI yang terindikasi melakukan sosialisasi di luar ketentuan yang telah ditetapkan, dapat dikenakan sanksi sesuai dengan Kode Etik dan ketentuan yang berlaku.
    2. Dugaan pelanggaran akan diproses oleh Dewan Pengawas dan Dewan Penasihat IAI sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
    3. Calon Ketua dan Anggota DPN yang melakukan pelanggaran dapat dikenakan sanksi, termasuk PEMBATALAN statusnya sebagai calon, jika terbukti melakukan pelanggaran.

    G. Etika Calon

    1. Menghormati seluruh proses pemilihan.
    2. Menghormati dan menaati keputusan IAI dan mekanisme organisasi.
    3. Bersedia menandatangani pakta integritas Ketika mengajukan diri sebagai bakal calon.
    4. Calon Ketua dan Anggota DPN dilarang melaksanakan cara-cara yang tidak etis, seperti money politic, intimidasi, menyerang kandidat lain, ujaran kebencian, SARA, pelecehan terhadap profesi Akuntan, dan tindakan melawan hukum serta melanggar Kode Etik Akuntan Profesional.

    H. Pengawasan dan Penanganan Pelanggaran

    1. IAI melakukan pengawasan terhadap pelanggaran ketentuan ini.
    2. Dugaan pelanggaran dapat dilaporkan oleh anggota aktif kepada IAI secara tertulis.
    3. Setelah dilakukan verifikasi, IAI dapat memberikan:
      • Teguran lisan;
      • Teguran tertulis;
      • Pembatalan sebagai calon.
    4. Masa penyampaian dugaan pelanggaran dilakukan paling lambat sebelum pemilihan suara yang dilakukan pada sidang pleno tetap Kongres XV IAI.

    I. Ketentuan Penutup

    1. Seluruh calon dianggap memahami dan menyetujui ketentuan ini sejak ditetapkan sebagai calon resmi.
    2. Hal-hal yang belum diatur dalam ketentuan ini akan ditetapkan lebih lanjut oleh IAI sesuai peraturan organisasi yang berlaku.