Peran Profesi Akuntan Menuju SDGs 2030


KONGRES XIII Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) akan diselenggarakan di Jakarta pada 11-13 Desember 2018 dengan tema "Peran Inklusif Profesi Akuntan Menuju SDGs 2030". Kegiatan akbar akuntan se-Indonesia ini dilaksanakan seiring dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) IAI ke-61 yang jatuh pada tanggal 23 Desember 2018. Merefleksikan kembali spirit pendirian IAI dari para founding fathers yang tertuang dalam Naskah Anggaran Dasar Pertama IAI, yaitu untuk membimbing perkembangan akuntansi, serta mempertinggi mutu pendidikan akuntan; dan mempertinggi mutu pekerjaan akuntan. Amanah ini harus selalu dijaga dan menjadi ruh dalam perjuangan menegakkan kualitas, kompetensi, integritas dan etika Akuntan Indonesia. Secara nyata IAI harus mampu dengan efektif menjaga reputasi profesi dan betul-betul mempertahankan unsur-unsur yang seharusnya melekat ke profesi.

Penyelenggaraan Kongres XIII dan HUT ke-61 IAI ini ditujukan untuk meningkatkan peran inklusif Akuntan Profesional dalam perekonomian, terutama dalam upaya mencapai citacita mulia membentuk welfare state di Indonesia menuju Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Akuntan Profesional bersama seluruh stakeholders kebangsaan merupakan elemen kunci untuk memastikan tujuan pembangunan berkelanjutan untuk menciptakan masyarakat sejahtera secara berkeadilan bisa dicapai secara optimal.

Acara puncak Kongres XIII dan HUT ke-61 IAI direncanakan dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo, serta dihadiri oleh Presiden International Federation of Accountants (IFAC) dan Chartered Accountants Worldwide (CAW). Rangkaian kegiatan ini diproyeksikan diikuti oleh lebih dari 1.000 akuntan dari seluruh Indonesia dan regional ASEAN. Kegiatan ini juga diisi dengan ujian beasiswa Chartered Accountant (CA) yang direncanakan diikuti oleh ribuan mahasiswa akuntansi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Ini merupakan bagian dari upaya IAI menyaring bibit-bibit unggul yang akan ditempa menjadi Akuntan Profesional masa depan. Kami merasakan besarnya magnitude dan dampak setiap kegiatan IAI yang diselenggarakan dari waktu ke waktu.

Kondisi ini menandakan bahwa sebagai organisasi profesi, IAI semakin mapan dan berpengaruh, ditopang infrastruktur kelembagaan yang makin baik dan dukungan berbagai pihak yang makin kuat. Namun kami semua tidaklah berpuas diri atas semua pencapaian ini. Masih banyak program yang perlu direalisasikan dan dilanjutkan untuk memperkuat peran profesi membangun negeri. IAI harus mampu mengkapitalisasi kemampuan Akuntan Indonesia sebagai profesional yang memiliki kemampuan menjaga dan menumbuhkan perekonomian Indonesia hingga menjadi bangsa yang disegani di dunia.

Sebagai organisasi profesi yang menaungi akuntan di seluruh Indonesia IAI memiliki tanggung jawab untuk menjamin orang-orang yang berhimpun di ranah keprofesian senantiasa memiliki kompetensi, integritas, serta kredibilitas. IAI telah diberi tanggungjawab untuk melaksanakan proses registrasi ulang Akuntan. Kewajiban Akuntan menjadi anggota IAI juga memberi amanah IAI untuk memastikan Akuntan anggota IAI memilliki kualifikasi dan kompetensi sesuai standar, serta dimonitoring ketaatannya dalam melaksanakan standar profesi dan kode etik. IAI juga melaksanakan kewenangannya untuk menerapkan penegakan disiplin untuk anggota, serta amanah lain yang dibebankan kepada IAI sebagai organisasi profesi dan standard setter.

Catatan pencapaian IAI itu tidak lepas dari kerjasama seluruh anggota DPN, Dewan Penasihat, Majelis Kehormatan, pengurus kompartemen, badan dan IAI wilayah untuk bersama-sama melaksanakan program kerja IAI.

Apresiasi juga diberikan kepada seluruh jajaran Manajemen Eksekutif IAI sebagai kelengkapan organisasi IAI yang secara permanen telah melaksanakan fungsi administratif dan operasional IAI secara keseluruhan dalam rangka mengemban amanah anggota untuk mencapai tujuan organisasi. Manajemen Eksekutif IAI yang profesional terbukti menjadi kunci keberhasilan organisasi.

Dinamika organisasi berhasil dilalui dengan dukungan seluruh unsur untuk melaksanakan program pengembangan organisasi dan penataan hubungan internal, pendanaan, ICT, hubungan internasional, kompetensi akuntan, peningkatan image IAI, kebijakan publik, konvergensi standar internasional, praktik sektor publik, stakeholder management, & PR, pengembangan pasar modal dan industri keuangan serta IAI Knowledge Center. Sebagai organisasi profesi akuntan, IAI senantiasa siap untuk berbuat yang terbaik bagi bangsa dan berkomitmen untuk terus meningkatkan sumbangsih profesi Akuntan dalam turut memajukan perekonomian negara untuk menyejahterakan rakyat Indonesia menuju SDGs 2030.

Prof. Mardiasmo, MBA., Ph.D., CFr.A., QIA., Ak., CA., FCMA., CGMA

Ketua Dewan Pengurus Nasional
Ikatan Akuntan Indonesia

Tentang IAI

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) adalah
organisasi profesi yang menaungi seluruh Akuntan Indonesia.
Sebutan IAI dalam Bahasa Inggris adalah
Institute of Indonesia Chartered Accountants.
IAI menjadi satu-satunya wadah yang mewakili
profesi akuntan Indonesia secara keseluruhan,
baik yang berpraktik sebagai akuntan sektor publik,
akuntan sektor privat, akuntan pendidik, akuntan publik,
akuntan manajemen, akuntan pajak, akuntan forensik,
akuntan yang memiliki izin KJA, akuntan syariah dan lainnya.

Informasi